Jumat, 15 Oktober 2010

Merindukan Wajah-Wajah Mulia

Bismillah...

Orang-orang yang dekat dengan Allah SWT adalah magnet yang bisa menarik siapa saja yang berada di sekitar “mereka” untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Bagai berdaya listrik, mereka mampu mengisi ulang setiap iman yang cahayanya mulai meredup akibat timbunan dosa-dosa. Beruntung sekali bila kita berkesempatan bertemu dengan orang-orang pilihan ini. Kita akan bisa memperbaharui energi iman kita dengan memandang wajahnya dan mendengarkan nasehat-nasehat yang mengalir dari lisannya.
Habib Abdullah bin Husein bin Thahir al’Alawiy mengingatkan kita akan pentingnya berdekatan dengan ulama-ulamayang shaleh. Berikut nasehat beliaukepada kita yang disampaikan sekitar dua ratus tahun yang silam.
Ketahuilah, sesuatu yang paling mujarab untuk mempercantik hati, memancing ampunan atas dosa-dosa, menepis kegundahan hati, dan mengundang segala kesenangan rohani, adalah menghadiri majelis para wali, shalihin, alim ulama berhati khusyuk yang mengamalkan pengetahuannya, serta para ahli ibadah yang memiliki sifat zuhud.
Merekalah manusia-manusia yang bila kita pandang akan mampu mengingatkan siapa saja kepada Allah SWT. Gerak-gerik mereka senantiasa membangkitkan gairah kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ucapan-ucapan mereka mampu menggiring kita kepada rahmat-Nya. Cahaya mereka menaungi siapa saja yang ada didekat mereka. Akhlak mereka yang indah akan menulari akhlak-akhlak kita. Amal-amal mereka yang hebat akan dapat kita raih baik di kehidupan ini maupun di alam yang akan datang.
Dekat dengan mereka adalah suatu fadhilah besar. Memandang mereka bernilai ibadah. Cinta kepada mereka akan membuahkan keberuntungan. Siapa yang duduk didekat mereka akan memetik cahaya kebahagiaan dan meneguk tetesan rasa cinta.
Barangsiapa dikaruniai kesempatan untuk bisa duduk bersama atau sekedar memandang mereka, maka seyogyanya ia meyakini bahwa kesempatan itu adalah karunia teragung dalam rentang usia hidupnya. Hendaknya ia memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin dan melazimkan diri untuk selalu berada di dekat mereka dengan perasaan cinta, hormat, husnuddzon, tatakrama yang baik lahir maupun bathin. Raihlah manfaat dan berkah mereka. Teladanilah mereka. Setiap insan kelak akan dikumpulkan bersama siapa yang ia cintai. Baik buruknya seseorang tergantung pada pergaulannya.



dikutip dari : majelis ta'lim Wadda'wah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar